Penyelenggara Judi Sabung Ayam

Penyelenggara Judi Sabung Ayam di Bangli-Bali Ditangkap Polisi

Polisi Bali menangkap I Ketut Soto, 60 tahun, seorang penyelenggara sabung ayam, di rumahnya di Banjar Sidembunut, sebuah desa di Chempaga, di Kabupaten Bungli, Kabupaten Bungli.

Judi ayam jantan dan saat itu sudah ada empat set permainan ayam jantan, termasuk satu hasil imbang tidak kurang dari satu kemenangan dan 3 kemenangan dan tiga kekalahan,  kata Kepala Divisi Reserse Kriminal Kepolisian Bangalore, Rabu malam. AKP

Tersangka didakwa berdasarkan ayat 303 (1) 2 KUHP. R.I. 1977 No. 7 Perjudian, UU No. 56 dan 93. Pasal 6 Karantina Kesehatan 2018 serta Pasal 14 ayat 1 dan 2 UU. Nomor 4 Tahun 1984 tentang Penyebaran Penyakit.

Menjadi perhatian tentang judi sabung ayam di wilayah hukum Polda Bali.

Awalnya, pada 11 Januari 2021, diperoleh laporan terkait dugaan perjudian. Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata memang pada saat wabah COVID-19 ada sekelompok penjudi kecoa.

Pada pukul 18.00 WITA penyidik ‚Äč‚Äčtelah tiba di tempat kejadian perkara (TKP) dan telah menangkap para tersangka tanpa perlawanan. Dari hasil interogasi di TKP, pihak penyelenggara memastikan bahwa mereka telah melakukan sabung ayam dan telah berlangsung empat set. 

Belakangan, diketahui bahwa ayam jantan itu mempertaruhkan uang dari perjudian.

ilustrasi judi ayam

baca juga: 5 Orang Pelaku Diamankan Timsus Maleo Polda Sulut Karena Kedapatan Asik Main Judi Qiu-Qiu

Meski salah satu penyelenggara ditahan, para pemain melarikan diri selama pengepungan tapi masih diselidiki. Kata Andrew.

Barang bukti yang disita dari tersangka yaitu tujuh ekor ayam hidup dengan jenis bulu berbeda, lima ekor ayam mati, satu ekor ayam karung, satu kandang ayam dan uang tunai Rs.75.000 serta barang bukti lain yang relevan.
Sumber: antaranews.com