Satpol PP dan Polisi Syariat Aceh Berhasil Gerebek Lapak Perjudian, 4 Pelaku Diamankan!

Satpol PP dan Polisi Syariat Aceh Berhasil Gerebek Lapak Perjudian, 4 Pelaku Diamankan!


Perjudian masih menjadi PR besar untuk diselesaikan oleh pemerintah di Indonesia. Pasalnya kasus perjudian hingga saat ini masih terbilang tinggi dan terjadi di banyak kota di Indonesia, salah satunya yang belum lama ini terjadi di Aceh (23/11/2020).


Satuan Satpol PP dan Polisi Syariat Islam Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh belum lama ini menggerebek lapak perjudian domino di Kampung Kota Kualasimpang.

Dari hasil penggerebekan tersebut, Satpol PP dan Polisi Syariat Islam berhasil mengamankan 3 pelaku yang tertangkap tangan tengah asyik bermain judi.


3 Pelaku Perjudian Domino di Kampung Kota Kualasimpang Diamankan Satpol PP dan Polisi Syariat

Syahrir Pua Lapu yang menjabat Kepala Bidang Penegakan Syariat Islam Satpol PP dan WH Aceh Tamiang mengatakan bahwa masyarakat setempat mulai merasa resah dengan aktivitas perjudian domino yang ada di Dusun Pahlawan Kampung Kota itu.


“Dan masyarakat mulai resah itu telah beberapa kali melaporkan kegiatan itu kepada kami”, Ungkap Syahrir Pua Lapu pada wartawan yang dirilis di halaman tagar.id.


Ia pun membenarkan bahwa ia dan timnya menangkap tangan 3 orang yang tengah asik bermain judi. Keempat pelaku perjudian tersebut pun langsung digelandang ke kantor.

judi online


Ketika kami tiba di lokasi itu, kami menemukan empat orang yang tengah asik bermain judi, dan mereka pun langsung kami gelandang ke kantor”, Terang Syahrir Pua Lapu menambahkan keterangannya.

Reka Peristiwa Penggerebekan Lokasi Perjudian Domino di Kampung Kota Kualasimpang


Menurut informasi yang dirilis di halaman tagar.id, disebutkan bahwa Satpol PP dan polisi Syarita mendapatkan banyak laporan mengenai keresahan masyarakat akan kemunculan tempat perjudian domino tersebut.


Mendapati informasi tersebut, Syahir Pua Lapu pun langsung mengambil tindakan dengan mengirikan anggotanya untuk melakukan penyelidikan ke lokasi perjudian yang di maksud.
Setelah beberapa hari melakukan pengintaian di lokasi tersebut, tim yang
menyelidiki pun mengkonfirmasi adanya aktivitas perjudian di lokasi yang
disebutkan.

Dan selanjutnya, pada senin 23 November 2020 sore, 9 personel Satpol PP dan polisi Syariat pun diturunkan ke lokasi tersebut guna melakukan
penggerebekan.


1 Orang Pelaku Perjudian Berhasil Melarikan Diri


Dari penggerebekan tersebut, sebenarnya terdapat 4 pelaku yang berhasil
diamankan. Namun salah satu pelaku berinisial M berhasil melarikan diri dan saat ini tengah ditetapkan sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang).


“Dari 4 pelaku, satu di antaranya berinisial M berhasil kabur dan telah kami ditetapkan sebagai DPO,” Ungkap Syahrir Pua Lapu menceritakan reka penggerebekan lokasi perjudian tersebut.


Dari keterangan yang dilansir, diketahui bahwa pelaku M berhasil kabur ketika akan dibawa oleh petugas dari ruang tahanan ke ruang pemeriksaan.

Diketahui juga bahwa saat itu, petugas yang mengawal pelaku M hanya 1 orang petugas, Petugas yang mengamankan pelaku M sempat melakukan pengejaran, namun sayang nya usahanya gagal dikarenakan petugas tersebut mengalami kelelahan.


Meskipun telah menerapkan hukuman yang cukup berat kepada para pelaku judi. Praktik perjudian di Aceh, mulai dari perjudian situs poker online hingga perjudian konvensional (offline) hingga saat ini masih sering terjadi.

Bahkan peredaran perjudian di aceh membuat tidak sedikit pelaku perjudian yang gelap mata dan melakukan aksi kriminal untuk mendapatkan modal bermain judi.


Sebut saja salah satunya yang sempat terjadi di Pidie, Aceh belum lama ini, dimana 4 orang pemuda harus digelandang ke kantor polisi lantaran nekat membegal seorang remaja untuk mendapatkan modal bermain judi online.


Kasus tersebut hanyalah segelintir kasus kriminal berlatarkan perjudian yang terjadi di Aceh. Masih banyak beberapa kasus perjudian lainnya yang telah berhasil diungkap oleh pihak kepolisian.