Selebgram Muda Bengkulu Diciduk Gegara Promosikan Situs Judi Online

Selebgram Muda Bengkulu Diciduk Gegara Promosikan Situs Judi Online

Republika.co.id edisi Rabu, 2 September 2020 memberitakan seorang selebgram lokal di Bengakulu terbukti telah terlibat dalam kasus judi online. Ia kemudian telah ditetapkan sebagai tersangka pasca tim siber Ditreskrimsus menemukan sejumlah barang bukti. Tersangka MK yang masih berusia 20 tahun ini terbukti telah ikut mempromosikan sebuah situs judi online via akun Instragramnya. 

Kombes Pol. Sudarno selaku Kepala Bidang Humas Polda Bengkulu menyampaikan bahwa tersangka ini dengan sangat sadar menerima tawaran untuk mempromosikan sebuah situs judi online kepada netizen, terutama para followers-nya. Akun Instagram milik tersangka ini memang memiliki followers yang cukup banyak, yaitu 118 ribu followers

Bahkan tersangka sangat niat untuk membuat foto dan video dengan atribut situs judi online yang akan dipromosikan. Video dan foto tersebut kemudian diberi caption yang berisi promosi situs atau website judi online tersebut. 

bandar ceme
ilsutrasi judi online

Dari hasil penyidikan sementara, tersangka telah menerima bayaran endorsement situs judi online sebesar 5 juta rupiah. Bayaran ini berlaku untuk promosi situs selama 1 bulan saja. Sedangkan menurut pengakuan tersangka, ia telah bekerja sama dengan pengelola situs selama 8 bulan. Untuk penyidikan lebih lanjut, tersangka hingga berita ini dirilis telah diamankan di Mapolda Bengkulu.

Tersangka dijerat Pasal 45 ayat 2 Juncto Pasal 27 ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016. Pasal ini terkait dengan UU ITE dengan ancaman kurungan penjara maksimal 6 tahun dan denda maksimal 1 miliar rupiah. Tersangka telah melakukan pelanggaran hukum dengan sengaja dan sadar, yaitu mentransmisikan informasi elektronik bermuatan judi. 

Baca juga: Bisnis Haram Berkedok Permainan Telah Merajalela

Kronologi penangkapan dijelaskan oleh AKP Perdhana Mahardhika selaku Kanit Siber Ditreskrimsus. Kronologi penangkapan dimulai dari adanya kegiatan patroli yang dijalankan oleh tim siber secara rutin. Tim siber yang memang bertugas untuk berpatroli rutin di dunia maya menjumpai akun Instagram milik tersangka yang dengan sangat jelas mempromosikan sebuah situs judi online. 

Setelah dianalisis secara detail, timnya lalu menangkap tersangka pada hari Selasa, 01 September 2020. Dari tersangka, disita sejumlah barang bukti yang terdiri dari buku tabungan,  1 unit handphone, dan juga SIM. Tersangka juga mengaku memberikan uang tunai Rp. 50.000 kepada setiap follower-nya yang bersedia mendaftar sebagai pengguna situs judi online yang sedang dipromosikannya. Caranya, tersangka akan membagikan kode khusus kepada para followers yang sudah mendaftar di situs judi online tersebut. Pembagian kode ini disampaikan via caption yang ada di postingan yang telah dibuatnya.